BAB I
GAMBARAN
UMUM SISTEM INFORMASI
DAN
TEKNOLOGI INFORMASI
1.1 PENGERTIAN TEKNOLOGI INFORMASI
Istilah
teknologi informasi mulai banyak digunakan untuk menggantikan sistem informasi
manajemen. Istilah teknologi informasi
(TI) lebih berorientasi ke teknologi nya. Teknologi Informasi (TI) adalah sub-sistem atau sistem bagian dari
sistem informasi,
Istilah
Teknologi Sistem Informasi (TSI)
atau Information
Systems Technology (IST) juga menunjukkan ke teknologi yang digunakan
oleh sistem informasi. Istilah teknologi sistem informasi mempunyai arti yang mirip dengan teknologi
informasi (TI) atau information
technology (IT).
1.2 PENGELOMPOKKAN TEKNOLOGI INFORMASI
1.1.1 Teknologi Komputer
Teknologi komputer adalah teknologi yang
berhubungan dengan computer termasuk peralatan-peralatan yang berhubungan
dengan computer seperti printer, pembaca sidik jari, dan bahkan CD Room.
1.1.2
Teknologi Komunikasi
Teknologi
telekomunikasi atau biasa disebut teknologi komunikasi adalah teknologi yang
berhubungan dengan komunikasi jarak jauh.Contoh: Televisi, telepon, radio.
1.1.3
Teknologi Masukan
Teknologi masukan (input technologi)
adalah teknologi yang berhubungan dengan peralatan untuk memasukkan data
kedalam system komputer.Contoh: keyboard, mouse.
1.1.4 Teknologi Mesin pemroses
Mesin pemroses lebih dikenal dengan CPU, mikroprosesor
atau prosesor. CPU merupakan bagian system komputer yang menjadi pusat pengolah
data dengan cara menjalankan program yang mengaturpengolahan tersebut.
1.1.5 Teknologi penyimpanan
Teknologi penyimpanan dibedakan menjadi 2 kelompok
yaitu:
a. Memory
Internal (biasa
disebut main memory atau memori utama)
Berfungsi sebagai pengingat sementara baik bagi data,
program, maupun informasi ketika proses pengolahannya dilaksanakan oleh CPU
.Contoh: RAM dan ROM.
b. Memory
Eksternal (penyimpanan
sekunder)
Adalah segala piranti yang berfungsi untuk menyimpan data
secara permanen. Contoh: Hardisk, disket, flashdisk.
1.1.6 Teknologi keluaran
Teknologi keluaran adalah teknologi yang berhubungan
dengan segala piranti yang berfungsi untuk menyajikan informasi hasil
pengolahan system. Contoh: layar dan monitor.
1.1.7 Teknologi Perangkat Lunak
Teknologi
perangkat lunak disebut juga dengan program yaitu deretan instruksi yang
digunakan untuk mengendalikan computer sehingga computer dapat melakukan
tindakan sesuai yang dikehendaki. Contoh: microsoft word, Adobe Photoshop, dll.
1.3 KOMPONEN SISTEM TEKNOLOGI INFORMASI
Sistem
Teknologi Informasi adalah sistem yang terbentuk sehubungan dengan penggunaan
teknologi informasi.Komponen utamasistem teknologi informasi yaitu:
1. Perangkat keras(
hardware)
2. Perangkat Lunak
(Software)
3. Orang (brainware)
1.4 KLASIFIKASI SISTEM TEKNOLOGI INFORMASI
1.4.1
Menurut Fungsi Sistem
Ø Sistem teknologi informasi yang
melekat (embedded IT system) adalah system teknologi informasi yang melekat
pada produk lain.
Ø Sistem teknologi informasi yang
khusus (dedicated IT system) adalah teknologi informasi yang dirancang untuk
melakukan tugas-tugas khusus. Contoh: ATM
Ø Sistem teknologi informasi serbaguna
(general purpose IT system) adalah system teknologi informasi yang dapat
digunakan untuk melakukan berbagai aktifitas yang bersifat umum. Contoh: PC
a. Super computer
Super computer adalah jenis komputer yang memiliki kecepatan proses
paling cepat. Bisa digunakan untuk menangani aplikasi yang melibatkan
perhitungan yang kompleks, misalkan untuk peramalan cuaca dan perancangan
roket.
b. Mainframe
Mainframe/ bisa juga disebut komputer
besar, merupakan jenis komputer yang digunakan pada perusahaan skala besar
untuk menangani pemrosesan data dengan volume sangat besar. Perusahaan komputer
yang menjadi pemain utama pada kelas komputer ini adalah IBM, Fujitsu, dan
Unisys.
c. Workstation
Komputer Workstation (Terminal kerja)
merupakan mesin yang powerfull. Artinya di komputer ini segala pekerjaan
diselesaikan. Komputer-komputer ini mempunyai kemampuan untuk menyelesaikan
aplikasi perhitungan yang rumit. Komputer-komputer ini menggunakan UNIX atau
beberapa operating system/sistem operasi NT. Komputer-komputerinidilengkapidenganprosesor
RISC yang powerful seperti Digital Alpha atau MIPS.
d. Mikrokomputer
Komputer mikro adalah komputer personal yang umumnya single user atau
stand alone, namun saat ini telah banyak PC yang dilengkapi dengan peripheral card untuk
koneksi jaringan atau internet. PC biasanya berupa desktop, yaitu
komputer yang biasanya digunakan di meja tempat bekerja atau belajar.
e. Microcontroller
Mikrokontroler merupakan mikroprosesor khusus yang berukuran kecil yang
biasa dipasang pada peralatan elektronis cerdas, seperti mobil dan lift. Mikroprosesor
ini membuat peralatan dapat diprogram. Perusahaan yang terkenal nenproduksi
adalah Motorola dan Texas Instrument.
1.5
PERANAN TEKNOLOGI INFORMASI
Penggunaan IT dalam
sebuah organisasi sangatlah penting, untuk menerapkan IT haruslah dilihat
karakteristik organisasi tersebut. Apakah dengan IT mampu meningkatkan
efisiensi sebuah perusahaan, sehingga dalam penerapan IT dibutuhkan orang yang
handal yang dapat berjalan dengan baik. Peran teknologi
informasi bagi
sebuah perusahaan dapat kita lihat dengan menggunakan kategori yang
diperkenalkan oleh G.R. Terry, ada 5 peranan mendasar teknologi informasi di
sebuah perusahaan, yaitu:
1. Fungsi Operasional
Akan
membuat struktur organisasi menjadi lebih ramping telah diambil alih fungsinya
oleh teknologi informasi. Karena sifat penggunaannya yang
menyebar di seluruh fungsi organisasi, unit terkait dengan manajemen teknologi
informasi akan menjalankan fungsinya sebagai supporting agency dimana teknologi
informasi dianggap sebagai sebuah firm infrastructure.
2. Fungsi Monitoring and Control
Mengandung arti bahwa keberadaan teknologi
informasi akan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan aktivitas di level
manajerial embedded di dalam setiap fungsi manajer, sehingga struktur
organisasi unit terkait dengannya harus dapat memiliki span of control atau
peer relationship yang memungkinkan terjadinya interaksi efektif dengan para
manajer di perusahaan terkait.
3.
Fungsi Planning and Decision
Mengangkat teknologi informasi ke tataran peran yang lebih
strategis lagi karena keberadaannya sebagai enabler dari rencana bisnis
perusahaan dan merupakan sebuah knowledge generator bagi para pimpinan
perusahaan yang dihadapkan pada realitas untuk mengambil sejumlah keputusan
penting sehari-harinya.
4. Fungsi Communication
secara prinsip termasuk
ke dalam firm infrastructure dalam era organisasi moderen dimana teknologi
informasi ditempatkan posisinya sebagai sarana atau media individu perusahaan
dalam berkomunikasi, berkolaborasi, berkooperasi, dan berinteraksi.
5. Fungsi Interorganisational
Merupakan sebuah peranan
yang cukup unik karena dipicu oleh semangat globalisasi yang memaksa perusahaan
untuk melakukan kolaborasi atau menjalin kemitraan dengan sejumlah perusahaan
lain.
LATIHAN SOAL :
1.
Bedakan arti dari istilah-istilah :
a.
teknologi informasi
b.
sistem informasi
c.
teknologi sistem informasi
d.
sistem komputer
2.
Sistem Point of
Sale yang diterapkan pada kebanyakan pasar swalayan dengan dukungan pembaca
barcode, merupakan contoh dari................
3.
Transaksi melalui internet yang dikenal dengan
e-commerce atau perdagangan elektronik merupakan salah satu contoh hasil
penerapan.....
4.
Sebutkan berbagai kecenderungan teknologi yang
berkaitan dengan sistem informasi menurut Alter ?
5.
Teknologi apa saja yang termasuk ke dalam teknologi
informasi ?
BAB II
MICROSOFT OFFICE 2007
2.1 MS. OFFICE 2007
Resmi disebut 2007 Microsoft Office
System adalah Windows versi dari Microsoft Office System , Microsoft 's suite
produktivitas . Sebelumnya dikenal sebagai Office 12 pada tahap awal dari
siklus beta, kemudian dirilis untuk lisensi volume pelanggan pada November 30,
2006 dan dibuat tersedia untuk pelanggan ritel pada tanggal 30 Januari 2007.
Masing-masing dibuat pada tanggal yang sama dengan Windows Vista yang dirilis
dengan lisensi volume dan pelanggan ritel. Office 2007 berisi sejumlah fitur
baru, yang paling penting dari yang
sepenuhnya baru antarmuka pengguna grafis yang disebut Fluent User
Interface (awalnya disebut sebagai Ribbon User Interface ), menggantikan
menu dan toolbar - yang telah menjadi Office landasan sejak awal - dengan
toolbar tab, yang dikenal sebagai Ribbon. Office 2007 memerlukan Windows XP
dengan Service Pack 2 atau lebih tinggi, Windows Server 2003 dengan Service
Pack 1 atau lebih tinggi, Windows Vista atau Windows 7. Office 2007 adalah
versi terakhir dari Microsoft Office yang secara resmi didukung pada Windows XP
Professional x64 Edition .
Isi
Microsoft Word 2007
Microsoft Word 2007
1.
Microsoft Excel 2007
2.
Microsoft PowerPoint
2007
3.
Microsoft Access
2007
4.
Microsoft InfoPath
2007
5.
Microsoft OneNote
2007
6.
Microsoft Outlook
2007
7.
Microsoft Publisher
2007
8.
Microsoft Office
Communicator 2007 (Service Pack 2 Required)
9.
Microsoft Groove
2007
10.
Microsoft SharePoint
Designer 2007 (gratis, produk download)
11.
Microsoft Visio 2007 (tidak
termasuk dalam Paket Office 2007)
12.
Microsoft Project 2007 (tidak termasuk dalam
Paket Office 2007)
2.2 MEMULAI BEKERJA DENGAN MS. OFFICE
Secara otomatis word jika di aktifkan maka lembar
kerja sudah ada berupa word area yang secara umum kita lihat. Namun jika ingin
membuka atau menambahkan lembar kerja langkah-langkahnya sebagai berikut :
1.
Klik
Office Bottom
2.
Pilih
New
3. Klik Blank Document
4. Pilih Create atau CTRL + N
2.3 MENGATUR LEMBAR KERJA
Sebelum
data dientrikan tentukan terlebih dahulu lembar kerja word melalui langkah-langkah
sebagai berikut:
1.
Klik menu layout
2.
Tentukan margin contoh dalam cm (top=3, left 4, bottom
3 dan right 3)
3.
Tentukan orientasi kertas (P & L )
4.
Tentukan Size (A4 B5 dst)
5.
Tentukan Columns (One, Two, dst)
6.
Tentukan Page Backgroud
7.
Tentukan paragraf (Indent dan Spacing)
2.4 MENYISIPKAN GAMBAR, OBJEK DAL
LAIN-LAIN KE TEXT
Dalam menyisipkan sebuah data
kadang – kadang dibutuhkan suatu tambahan berupa huruf indah, gambar, tabel dan
lain-lain yang dianggap perlu, caranya adalah:
1.
Klik Insert
2.
Pilih salah satu icon contoh Word Art
3.
Tentukan pilihan jenisnya
4.
Atur objek ( warna, ukuran tampilan dan lain-lain)
5.
Atur Format
2.5 MAIL MERGE ( SURAT MASAL)
Untuk mempermudah dalam pembuatan surat yang akan ditujukan
kepada banyak tujuan dengan fforrmat surat yang sama maka dapat mengoptimalkan
penggunaan Mile Marge, dengan
langkah-langkah sebagai berikut:
a. Buat
terlebih dahulu surat
b. Aktifkan
Mail Marge dengan cara :
1.
Klik menu Mailings
2.
Star mail merge
3.
Pilih step by Step Mail Merge
4.
Pilih Letter
5.
Next
6.
Tentukan pilihan, Using the Current Document
7.
Next
8.
Pilih Use an exating list (Data telah dibuat terlebih
dahulu) atau Type a new list
9.
Next
Apabila pilihan Type a new list
langkah selanjutnya adalah:
1. Pilih
Customize Kolom
2. Add
Filed-nya dan datanya
3. Save
4. Klik Insert
Merge Filed
5. Preview
result
6. Finish
& Merge
7. Print
Apabila pilihan Usein exiting list
langkah selanjutnya adalah:
1.
Temukan file tempat penyimpanan data dapat berupa
excel atau table dalam word (Browse)
2.
Ok
3.
Next
4.
Klik Insert Merge Filed
5.
Preview Result
6.
Finish &Merge
7.
Print
2.6 FONT
Untuk
menentukan ukuran, jenis style huruf yang digunakan kita dapat melakukan
langkah-langkah sebagai berikut:
1. Klik menu
Home
2. Pilih Font
dialog box
3. Klik pada
tool bar yang sudah tampil
4.
Klik pada tool bar yang sudah tampil atau Ctrl + D
(untuk menampilkan shout cut)
2.7 PARAGRAPH
Paragraph
dapat digunakan untuk menentukan jarak baris, indent dan lain-lain, adapun
langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
1. Klik menu Home
2. Pilih paragraf dialog box
3. Klik pada toolbar yang sudah tampil atau
Alt + O + P
2.8 TABLE
Dalam
pembuatan tabel lebih baik kita harus menentukan berapa banyak kolom dan baris
yang akan kita buat agar tidak banyak menambah pada saat sudah dibuat, walaupun
ini tidak menjadi masalah. Adapun langkah-langkah menyisipkan dan mangedit
tabel adalah:
Menyisipkan Tabel
1. Klik Insert
2. Pilih Table
3. Klik Insert Table atau klik tekan
pada area Insert
Table
4. Tentukan Numbers of Columns dan
Numbers of Rows
5. Ok
2.9 PAGE NUMBER
Page
number digunakan untuk memberi halaman pada lembar kerja secara word process
atau otomatis, dengan langkah-langkah sebagai berikut:
1. Klik menu Insert
2. Klik Page Number
3. Klik Format Number
4. Tentukan Star at-nya
5. Sorot Top of Page atau Bottom of Page
6. Pilih salah satu bentuk
2.10
BULLET & NUMBERING
Penggunaan
poin-poin menggunakan bullet and numberingdapat dilakukan dengan cara membuat
terlebih dahulu datanya kemudian diblok data tersebut atau bullet & number
dibuat terlebih dahulu sebelum data. Adapun langkah-langkahnya
mengaktifkan bullet & numbering adalah sebagai berikut:
1. Aktifkan menu Home
2. Sorot Drop short Bullet / Numbering
3. Pilih salah satu bentuk
4. Temukan salah satu format bullet
& Numbering pada Define New Bullet & Numbering
5. Tentukan pilihan Charakter atau
Style-nya
6. Ok
7. Aktifkan menu Home
8. Sorot Drop short Bullet / Numbering
9. Pilih salah satu bentuk
10. Temukan salah satu format bullet
& Numbering pada Define New Bullet & Numbering
11. Tentukan pilihan Charakter atau
Style-nya
12. Ok
2.11
SHAPES
Shapes
dapat digunakan untuk membuat garis text bo bagan alur dan lain-lain. Adapun
langkah-langkanya adalah sebagai berikut:
1. Klik menu Insert
2. Klik Shapes
3. Pilih salah satu bentuk yang
diperlukan
4. Klik tekan-geser-lepas pada lembar
kerja
5. Edit shapes
Untuk
menambah text pada block arrow, flowchart, callouts dan stars and banner dengan
cara:
1. Aktifkan terlebih dahulu
2. Klik kanan
3. Pilih Add text
Untuk
menambahkan warna mengatur layout deangan cara:
1. Aktifkan terlebih dahulu
2. Klik kanan
3. Pilih format autoShape
4. Tentukan colors lines, size layout
dan text box
2.12
CLIPT ART
Clip
Art dapat digunakan untuk menambahkan gambar, move and sound dan photography
dengan cara sebagai berikut:
Kklik
menu Insert
1. Klik Clip Art
2. Klik Organize Clip
3. Klik collections list
4. Copy gambar
5.
2.13
MICROSOFT EQUATIONT 3.0
Microsoft
Equationt 3.0 digunakan untuk membuat rumus-rumus, seperti rumus matematika,
kimia dan fisika. Berikut cara mengaktifkan microsoft equation:
1.
Klik
menu Insert
2. Klik Objek
lih objek type Ms.
Equationt 3.0
3. Langah selanjutnya dalam perubahan
rumus ikuti nomor urut

2.14
INSERT HEADER & FOOTER
Insert
header & footer digunakan untuk menambahkan catatan kaki pada sebuah
artiker atau tulisan. Laangkah-langkahnya sebagai berikut:
1. Klik Insert
2.
Sorot
Header atau Footer
3.
Pilih
isi (blank, three colums, alphabet)
2.15
STYLE
Style
biasanya digunakan untuk memudahkan dalam pengelolaan dokumen ilmiah, yaitu
untuk pemisahan antara judul, sub judul,sub dari sub judul, dan paragraf
normal, style berlaku untuk paragraf, bukan per-kata, sehingga setiap paragraf
yang stylenya sama pasti format paragrafnya sama semua. Apabila sebuah dokumen
ilmiah menggunakan fungsi-fungsi style
akan efisien dalam pengeditan teks dan bisa digunakan untuk penggunaan
daftar isi secara otomatis (tanpa harus
di print out terlebih dahulu). Langkah-langkah penggunaan style sebagai berikut
:
1. Klik Home
2. Sorot Style
3. Pilih Heading 1 untuk judul, misal
(BAB 1 Pendahuluan)
4. Pilih Heading 2 untuk sub judul,
misal (1.1 latar Belakang)
5. Pilih Heading 3 untuk sub dari sub
judul, misal (1.1.1 sejarah...)
6. Pilih Normal untuk paragraf yang
lainnya (selain judul dan sub judul)
Style bisa dimodifikasi sesuai keinginan kita misalnya, bentuk huruf, besar huruf, perataan, penomoran dll. Caranya :
1.
Klik
tanda panah di sudut kanan bawah stle
2.
Pilih
style yang akan dimodifikas (misal normal)
3.
Klik
kanan pada style (misal normal)
4.
Klik
modify
5.
Aturlah
format paragraf, maupun bullet & numbering sesuai keinginan
6.
Untuk
penomoran kilik format numbering (di sisi kiri bawah)
7.
Aturlah
sesuai keinginan kita.
2.16
DAFTAR ISI
Jika
dokumen yang kita buat seluruh paragrafnya menggunakan style, kita bisa membuat
daftar isi secara otomatis (tidak harus di print out terlebih dahulu), sehingga
apabila terjadi perubahan dalam dokumen tersebut yang menyebabkan perubahan
halaman, daftar isi akan mengikuti perubahan halaman secara otomatis. Caranya :
1. Klik References
2. Klik Table of Contens
3. Pilihlah salah satu content yang
sesuai
4. Jika tidak ada yang sesuai, pilihlah
Insert Table of Contents
5. Klik Modify
6. Lakukan perubahan format sesuai yang
diinginkan
2.17
PRINT
Print, digunakan untuk memilih drive printer, jumlah copy dan pilihan lainnya
sebelum melakukan pengeprinan.
Quick print, print cepat untuk dokumen yang sedang diaktifkan dengan
pilihan printer yang sudah di-default kan.
Print Preview, menampilkan hasil pergerjaan sebelum dilakukan pengeprinan,
sehingga dimungkinkan untuk diadakan perubahan agar sesuai dengan yang
diharapkan.
JL.
Jendral Sudirman No.8 telp(025)45834
Bandung,29
Maret 2013
Nomor
: 08/KB/11.03
Perihal :Pengiriman Barang
Lampiran :
1 (satu berkas
Yang
Terhormat,
HOTEL
AMBARUKMO SHERATON
Jln Gajah Wong
No.44
Yogyakarta
Dengan hormat
Surat pesanan saudara No.02/PB/07.06 tanggal 12 Juli 2006 tentang
pesanan barang,telah kami terima dan kami pahami maksudnya
Barang pesanan saudara telah kami kirim,pada kesempatan ini kami
sampaikan bahwa saudara mendapat diskon sebesar 5% seperti berikut
Kami harap pembayaran ditransfer melaului Bank Mandiri Cabang Yogyakarta ke rekening No.222.333.111. setelah barang di terima.
Atas perhatian Saudara kami sangat berterimakasih.
Hormat kami,
ZEZEN ZENI
Direktur marketing
BAB III
MICROSOFT EXCEL
3.1.
PENGERTIAN MICROSOFT EXCEL
Microsoft excel adalah Program aplikasi pada Microsoft Office yang
digunakan dalam pengolahan angka (Aritmatika). Program ini sering digunakan
oleh para akutan untuk menuliskan atau mencatat pengeluaran dan pemasukan
didalam perusahaan atau suatu lembaga maupun instansi-instansi kecil.
3.2.
FORMAT CELL
Format Cell digunakan untuk
menentukan berbagai standar format. Yang akan digunakan dalam cell
dengan cara:
1. klik menu Home
2. klik format
3. klik format cells atau
4. tekan Ctrl=1
3.2.1 Number
Menu number merupakan
format untuk data angka yang meliputi: General, Number, Currency, Accounting,
Date, Time, Percentage, Fraction, Scientific, and Text. Untuk format date dan
time menyesuaikan dengan setting reegional komputer yang digunakan .
3.2.2 Align
Menu Align digunakan
untuk mengatur rata data yang meliputi, Top, Middle, Bottom, Left, Centre, dan
Right. Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
1.
Klik
menu Home
2.
Sorot
Align
3.
Klik
Top,...
atau
1.
Aktifkan
Dialog Box
2.
Tentukan
horizontal dan vertical text
3.
Pilih
Algnment-nya
4.
Ok
3.2.3 Font
Menu
Font digunakan untuk mengatur tipe font gaya atau style font dan ukuran atau
size fond, garis bawah atau Underline efek dan warna font.
3.2.4 Border
Menu
border digunakan untuk membuat garis pada tabel excel dengan langkah-langkah
sebagai berikut:
1. Tentukan line style dan color
2. Aktifkan melalui klik present atau
3. Aktifkan melalui border
3.2.5 Fill
Fill
digunakan untuk mengisi cell dengan color dan style yang dapat dilakukan dengan
cara mengklik salah satu pilihan yang ada.
3.2.6 Protection
Digunakan
untuk mengunci cell dengan dua pilihan yaitu dikunci dan atau disembunyikan.
3.3.
RUMUS SEDERHANA
Dalam
rumus sederhana, penulis membagi kedalam dua kategori yaitu fungsi matematika
dan fungsi statistika. Fungsi matematika meliputi:
a. Tambah (+)
b. Kurang (- )
c. Bagi ( : )
d. Kali ( x )
e. Pangkat (^)
Dalam penulisan fungsi matematika diawali dengan tanda “=” contoh =C1+C2
atau =4+6 enter.
Sedangkan fungsi statistika meliputi:
a. Count (digunakan untuk menghitung
banyak data)
b. Sum (digunakan untuk menghitung
penjumlahan data)
c. Average (digunakan untuk menghitung
rata-rata data)
d. Max (digunakan untuk menghitung nilai
terbesar data)
e. Min (digunakan untuk menghitung nilai
terkecil data)
Dalam penulisan formula digunakan tanda = fungsi (Range data)
enter. Contoh =sum(E5:E10)
3.4.
RUMUS CELL RELATIVE, ABSOLUTH, SEMI
ABSOLUTH
Ø Rumus cell relative adalah rumus cell
yang dicopy dari cell sumbernya ke cell lain. Bila dicopy satu kolom kekanan
maka cell pada rumus didalamnya pun akan bergeser satu kolom kekanan. Demikia
pun bila mengcopy satu baris ke bawah, maka semua cell pada rumus akan berganti
pula satu baris kebawah. Contoh =C3*D3 dicopy kebawah menjadi =C4*D4
Ø Cell absolut yaitu cell dalam rumus
yang tidak akan berubah-ubah meskipun dicopy kemana-mana. Caranya hanya
menempelkan karakter “ $ ” (tekan f4) di awal penulisan pada kolom dan baris
cell. Perhatikan hal berikut :
$C$1 : kolom dan baris absolut dan tidak
akan berubah meski dipindah
Ø Cell semi absolut yaitu cell dalam
rumus yang salah satu dari kolom atau baris tidak akan berubah-ubah meskipun
dicopy kemana-mana. Caranya hanya
Menempelkan karakter “ $ ” di awal penulisan pada kolom dan baris cell.
Perhatikan hal berikut :
$A4 : kolom absolut sedangkan baris tidak
B$3 : baris absolut sedangkan kolom tidak
3.5.
RUMUS TEXT
Ada beberapa
fungsi text, diantaranya:
1. Left, untuk
mengambil beberapa huruf/karakter dari sebelah kiri teksCaranya:
a. klik formulas, text
b. pilih left
c. pada kolom text, klik posisi pointer
yang akan kita ambil
d. pada kolom Num Char, isi dengan
jumlah karakter yang akan diambil
e. atau tulis langsung, misal :
=left(...;...)
2.
Mid, untuk mengambil beberapa huruf/karakter dari tengah
teks, caranya:
a. Klik formula text
b. Pilih Mid
c. Pada kolom text, klik posisi pointer
yang akan kita ambil
d. Pada kolom Num Char, isi dengan
jumlah karakter yang akan diambil
e. Atau ditulis secara langsung, contoh
: =Mid(....;....)
3. Right, untuk
mengambil beberapa hueuf/karakter dari sebelah kanan teks:
a. Klik formula text
b. Pilih right
c. Pada kolom text, klik posisi pointer
yang akan kita ambil
d. Pada kolom Num Char, isi dengan
jumlah karakter yang akan diambil
e. Atau ditulis secara langsung, contoh
=Right(.....;......)
4. Len, untuk
mengambil jumlah huruf/karakter dari sebuah kata, caranya:
a. Klik formula text
b. Pilih len
c. Pasa kolom text, klik posisi pointer
yang akan diambil
d. Atau ditulis secara langsung, misal
=Len(....;....)
5. Lower, untuk
mengecilkan huruf/karakter dari sebuah teks, caranya:
a. Klik formulas, text
b. Pilih lower
c. Pada kolom text, klik posisi pointer
yang akan kita ambil
d. Atau ditulis secara langsung, contoh
: =lower(...;....)
3.6.
FUNGSI LOGIKA DAN PENGGABUNGAN RUMUS
Fungsi
logika, biasanya digunakan untuk menguji benar atau salah dari 1 atau beberapa
kondisi, yang termasuk dalam fungsi logika diantaranya:
a. And
Fungsi and
akan bernilai benar, jika semua kondisi terpenuhi (benar), misalnya ada tiga
kolom yang dibandingkan, jika semuanya benar, maka jawabannya adalah “True”,
jika ada salah satu yang salah, maka hasilnya “False”, caranya
1) =And(...;...;...)
2) Atau klik Formulas, logical, and
3) Klik pointer ke 1 pada pertanyaan
logical 1, pointer ke-2 pada logical 2, dst.
b. Or
Bernilai benar jika salah satu terpenuhi (benar) misalnya pada tiga kolom
yang dibandingkan, jika semuanya benar, maka jawabannya adalah “True”, jika ada
salah satu yang salah, maka hasilnya “true”, caranya:
1) =Or(B2>0.;C2>0;D2>0)
2) Atau klik format, logical, Or
3) Kemudian klik pointer ke-1 pada
pertanyaan logical 1, pointer ke-2 pada logical 2, dst
c. Not
Bernilai benar jika kondisinya tidak terpenuhi (salah) misalnya ada
tiga kolom yang dibandingkan, jika
semunaya benar, maka jawabannya adalah “False”, jika ada salh satu yang salah,
maka hasilnya “True”, caranya:
1) =Not(B2>0.;C2>0;D2>0)
2) Atau klik formulas, logical, Not
3) Kemudian klik pointer ke-1 pada
pertanyaan logical 1, pointer ke-2 pada logical 2, dst
Operator
yang sering digunakan dalam fungsi logical ini diantaranya:
1) = :
sama dengan
2) > :
lebih besar
3) < :
lebih kecil
4) <> : tidak sama dengan
5) >= :
lebih besar sama dengan
6) <= :
lebih kecil sama dengan
d. fungsi IF
1)
If
satu pilihan, memiliki bentuk penulisan sebagai berikut:
=If(logical_test;value_if_true;value_if_false)
Contoh:
2)
If
lebih dari satu pilihan, memiliki bentuk penulisan sebagai berikut:
=If(logical_test;value_if_true;if(logical_test;value_if_true);value_if_false))
Contoh:
Penggabungan Rumus, merupakan gabungan dua rumus yang digunakan untuk
menyelesaikan suatu pekerjaan yang dibutuhkan sepert gabungan IF dan And atau
OR. Rumus dapat dituliskan sebagai berikut:
=If(And(Cell1>=70;Cell2>=60);”Tuntas”;”Tidak
Tuntas”)
=If(Or(Cell1>=70;Cell2>=60);”Tuntas”;”Tidak
Tuntas”)
If juga dapat digabungkan dengan fungsi left, right
dan mid
Contoh penulisan Formula
Type Kamar:
=IF(LEFT(A3;1)=’’S”;”Single”;IF(LEFT(A3;1)=”D’;”Doble”;IF(LEFT(A3;1)=”F”;”Family”;”Ekonomis”)))
Formulasi Gedung:
=IF(MID(A3;3;2)=”01”;”Gedung 1”;IF(MID(A 3;3;2)=”02”;Gedung
2”;IF(MID(A3;3;2)=”03”;”Gedung 3”;IF(MID(A 3;3;2)=”04”;Gedung 4”;”Gedung 5”))))
Formulasi Lantai:
=IF(RIGHT(A3;1)=”1”;”Lantai
satu”;”Lantai dua”)
3.7.
DATA BASED
Selain
dapat digunakan untuk menghitung angka dan statistik, Excel juga dapat
digunakan untuk pengolahan sederhana. Langkah pertama untuk memulai pengolahan
data terlebih dahulu kita harus persipkan data awal dari database. Ketikkan
data berikut dengan menggunakan Excel:
Mengurutkan data
Untuk mengurutkan data
berdasarkan kriteria tertentu dapt kita lakukan dengan cara sebagai berikut:
Ø Blok seluruh data (dari kolom NIK
sampai kolom Gaji Total)
Ø Klik tab data
Ø Pilih kategori Sort & Filter
Ø Klik tombol Sort, sehingga muncul
kotak dialog seperti berikut:
Ø Pada pilihan Sort by pilih kategori
pengurutan (misal: Sor by: Golongan)
Ø Pada bagian order pilih cara
pengurutan secara ascending (A-Z) atau (Z-A) (misal: pilih order: A to Z)
sehingga akan tampil seperti berikut:
Ø Klik OK, sehingga data akan berubah
menjadi:
Menyaring Data
Untuk menyaring data yang
sesuai dengan kriteria tertentu, dapt dilakukan dengan cara berikut:
Ø Blok seluruh data (dari kolom No
sampai kolon gaji total)
Ø Klik tab data
Ø Pilih kategori Sort & Filter
Ø Klik tombol filter, sehingga data
kita akan berubah menjadi:
Ø Pilih salah satu kriteria untuk
penyaringan data. (contoh: klik tanda... pada kolom jabatan). Sehingga akan
muncul pilihan berikut:
Ø Pada pilihan yang muncul berikan
checklist dari nilai yang akan ditampilkan (contoh: checklist kabag dan
hilangkan checklist pada pilihan lain). Sehingga tampilan akan berubah menjadi:
Ø Klik OK, data yang akan ditampilkan
akan berubah menjadi seperti di bawah ini:
Untuk menampilkan lagi seluruh data dapat dilakukan dengan cara sebagai
berikut:
v Klik kembali kolom yang sebelumnya
disaring (contoh : klik tanda pada kolom jabatan).
v Pada pilihan yang muncul, berikan
checklist pada (select all).
Untuk menampilkan tanda
paa judul kolom, klik kembali tombol Filter pada tab data
Mencari subtotal
Ø Urutkan data berdasarkan kategori
tersebut. (contoh: Urutkan berdasarkan jabatan). Data yang dihasilkan adalah
sebagai berikut:
Ø Blok seluruh data (dari kolom NIK
sampai kolom gaji total)
Ø Klik tab Data
Ø Pilih kategori Outline
Ø Klik tombol subtotal, sehingga akan
muncul kotak dialog sebagai berikut:
Ø Pada pilihan At each change in pilih
kategori pengelompokkan (contoh : pilih jabatan).
Ø Pada pilihan Use function pilih
fungsi yang diinginkan (contoh : pilih Sum)
Ø Pada pilihan Add subtotal to berikan
checklist pada kolom yang akan dicari subtotalnya (contoh: berikan checklist
pada gaji total).
Ø Klik OK sehingga hasilnya akan
ditampilkan data sebagai berikut:
Untuk mengubah tampilan
subtotal dapat dilakukan dengan menekan tombol level. (contoh: untuk
menampilkan tampilan level 2 dapat dilakukan dengan cara menekan tpmbol level
). Dengan demikian data yang ditampilkan akan berubah menjadi seperti berikut:
3.8.
LOOKHUP (VLOOKUP DAN HLOOKUP)
3.8.1.
FUNGSI
HLOOKUP
Fungsi
ini akan mencari data pada tabel yang berbentuk horizontal atau ke arah baris.
Bentuk penulisan:
=HLOOKUP(lookup_value_table_row_index_num,range_lookup)
v Lookup_value adalah
bilangan maupun teks string yang dijadikan field kunci, atau bagian dari data
yang diketahui. Apabila argumen ini berupa bilangan, maka dapat dituliska apa
adanya secara langsung, tetapi bila berupa teks string, pada waktu penulisan
harus diapit dengan tanda kutip.
v Tabel_array
adalah daftar atau database dimana kita ingin melakukan pencarian data. Dalam
menyebutkan range ini, kita dapat menyertakan maupun meninggalkan baris yang
berisi judul baris.
v Row_index_num
adalah nomor baris pada range baris, angka 1 akan mencari data pada baris 1
array, angka 2 akan mencari data pada baris 2 array, dst.
v Range_lookup
isikan FALSE jika kita menginginkan pencarian dilakukan secara tepat, dan
isikan TRUE atau abaikan argume jika kita menginginkan jawaban yang terdekat
jika angka yang tepat tidak ada.
Catatan:
Jika nama atau nomor
baris lebih kecil dari 1, HLOOKUP akan menghasilkan nilai kesalahan #VALUE!
Jika nama atau nomor baris lebih besar dari nomor baris yang berada pada
daftar, maka HLOOKUP akan menghasilkan nilai kesalahan #REFT!.
3.8.2.
FUNGSI
VLOOKUP
Menemukan
data yang cocok dari kolom paling kiri, untuk selanjutnya menampilkan apa isi
field dari kolom yang kita sebutkan. VLOOKUP akan mencari data pada susunan
daftar vertikal, yaitu dalam kolom-kolom.
=VLOOKUP(lookup_value,table_arroy,col_index_num,range_lookup)
v Lookup_value
adalah nilai yang dijadikan patokan pencarian dan harus terletak pada kolom
paling kiri dalam range tabel array. Jika patokan ini bukan terletak paling
kiri dari suatu range daftar, kita tidak perlu mendefinisikan keseluruhan range
daftar itu, tetapi ambilah kolom tersebut sebagai kolom awal dalam tabel array.
Field kunci dapat berupa bilangan, alamat sel, mupun teks string.
v Tabel_array
adalah range yang memuat data-data yang akan dicari dengan lookup. Tabel array
harus memuat field kunci sebagai kolom paling kiri.
v Col_index_num
adalah nomor kolom dimana data yang ingin ditampilkan itu berada. Nomor kolom
dihitung dari urutan paling kiri dari tabel array.
Range_lookup argumen ini
akan menentukan tingkat ketepatan dalam menemukan data. Isikan FALSE jika kita
menginginkan pencarian dilakukan secara tepat, isikan TRUE atau abaikan argumen
ini jika kita menginginkan jawaban yang terdekat bila angka yang tepat tidak
ada. Selain itu jika diisi TRUE, maka data pada field kunc harus diurutkan
secara ascending. Jika tidak, akan menampilkan #FALSE. Jika diisi FALSE, maka
field kunci tidak perlu diurutkan.
· Jika VLOOKUP tidak berhasil menemukan
field kunci dan tingkat ketepatannya adalah TRUE, maka yang ditampilkan adalah
nilai yang paling mendekati dibawah field kunci.
· Jika VLOOKUP tidak berhasil menemukan
field kunci dan tingkan ketepatannya adalah FALSE, maka akan menghasilkan
#N/A!.
3.9.
GRAFIK
Langkah kerja membuat grafik adalah:
a.
Ketikkan
data-data seperti tabel berikut.
b.
Sorotlah
sel B3-C8, kemudian klik insert dan pilih salah satu jenis grafiknya.
Selanjutnya, muncul tampilan seperti berikut:
c.
Pilihlah
jenis grafik sesuai kebutuhan. Selanjutnya akan muncul grafik seperti dibawah
ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar